Keuntungan Mcdonald's menurun dan Starbucks pun menggantikan Mcdonald's sebagai cerita sukses dalam industri makanan. Agar berkembang, Mcdonald's perlu memperluas daerah pasarannya secara agresif ke Eropa dan Asia. Namun umumnya konsumen diwilayah tersebut tidak selalu menyukai Mcdonald's yang memiliki penampilan dan produk yang terlalu "berbau Amerika". Jadi, burger produksi Mcdonald's di negara-negara tersebut harus disesuaikan rasanya dengan rasa lokal. Sebagai contoh di Perancis, Mcdonald's menjual brioche dan espresso, sandwich salmon di negara Skandinavia dan bir di Jerman. Mcdonald's di negara tersebut juga menyediakan sajian berupa makanan yang mewah seperti ayam yang disajikan dengan roti focaccia dan salsa.
Mcdonald's juga mulai menata gerainya. Di Perancis, desain "mountain" memiliki dekorasi ski chalet-lantai kayu, televisi dan sofa. Desain "music" menampilkan tipe-tipe gerai bergaya 1950-an, lengkap dengan pemutar CD. Para manajer berharap para konsumen akan tertarik dengan penampilan gerai Mcdonald's bersedia untuk membayar lebih untuk makanan yang disajikan. Charlie Bell, Presiden Mcdonald's Eropa mengatakan, "Bisnis kami dikemudian hari tidak akan hanya menyajikan burger dan kentang".
"Bisnis kami dikemudian hari tidak akan hanya menyajikan burger dan kentang".
-Charlie Bell, Presiden Mcdonald's wilayah Eropa mengenai perluasan menu Mcdonald's di negara asing-
Sejauh ini, strategi penampilan dan menu baru yang disajikan berhasil. Penjualan di Amerika tetap menurun, namun penjualan di Perancis meningkat setelah mereka melakukan perubahan. Ken Clement, pewaralaba dan mantan Wakil Presiden Mcdonald's, mengatakan bahwa perubahan penampilan gerai Mcdonald's tidak diperlukan di Amerika. "Orang tidak datang untuk membicarakan penampilan kami." Menurut Ken Clement. "Mereka akan datang dan pergi. Mereka tidak sedikitpun peduli pada apa yang terdapat dalam gerai" ujar Ken Clement. Namun, jika penjualan di Perancis tetap meningkat, inovasi yang dilakukan di Perancis mungkin akan diterapkan di Amerika, dimana pasar di Amerika memiliki potensi resiko dan keuntungan besar. Perubahan tersebut dapat mengasingkan pelanggan lama Mcdonald's, atau hal tersebut dapat menyegarkan perusahaan dan memicu perubahan dalam seluruh industri makanan siap saji.
Sumber : Buku Bisnis Jilid ke satu Ricky W. Griffin dan Ronald J.Ebert. Hal 31 Tahun 2002 Penerbit Erlangga Jakarta.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar